Padang Under Attack !!!

5 03 2019

Memasuki bulan Maret 2019, jelang memperingati 109 tahun berdirinya PT Semen Padang, 18 Maret 1910 – 18 Maret 2019, berikut beberapa kisah yang mengiringi perjalanan sejarah PT Semen Padang #RoadTo109ThPTSemenPadang

Headline berita pada Koran Sidney Morning Herald

Pada pertengahan Agustus 1944 di Indaroeng, Morita San perwakilan dari Asano Cement yang ditugaskan oleh Jepang untuk menjalankan Pabrik Semen Indaroeng berbincang dengan Janet Lim, seorang perempuan tawanan perang dari Singapura yang mengelola klinik kesehatan untuk para karyawan dan buruh pabrik di Pabrik Semen Indaroeng. “Nona Lim, Angkatan Udara kami akan melakukan latihan penerbangan dari Boekittinggi, kemungkinan akan ada yang melewati Indaroeng, besok anda akan melihat banyak pesawat terbang kami.”

Morita San tersenyum bangga saat menceritakannya.

 

Read the rest of this entry »

Advertisements




Kenichi: Indonesia, Berhentilah Mengeluh!

29 05 2008

Artikel yang menarik dari Padang Ekspress edisi hari ini (Rabu, 28 Mei 2008)

Kenichi OhmaeJakarta, Padek– Agaknya ini “tamparan” hebat dari seorang Kenichi Ohmae, pembicara tamu di hari kedua IRIF 2008, di Jakarta, kepada bangsa Indonesia. “Indonesia ini bangsa yang suka mengeluh. Berhentilah mengeluh!,” tandasnya saat tampil di hadapan 1.000-an peserta IRIF 2008, 500 peserta di antaranya berasal dari 20 negara.

Kenichi kemudian membeberkan sejumlah fakta. Keberagaman suku bangsa, ratusan budaya dan bahasa, seharusnya dijadikan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk tidak bisa bergerak cepat. ”Kenapa Uni Eropa bisa satu, padahal mereka justru berasal dari banyak negara. Bisa disatukan. Malahan mata uang bersama mereka, Euro, justru bisa mengalahkan dolar Amerika. Ini masih satu bangsa, Indonesia, juga,” katanya.

Read the rest of this entry »