Change, is what we need in 2009

1 01 2009

menatap lembaran baru

menatap lembaran baru

“When I was young and free and my imagination had no limits, I dreamed of changing the world. As I grew older and wiser, I discovered the world would not change, so I shortened my sights somewhat and decided to change only my country. But it, too, seemed immovable. As I grew into my twilight years, in one last desperate attempt, I settled for changing only my family, those closest to me, but alas, they would have none of it.

And now, as I lie on my deathbed, I suddenly realize: If I had only changed myself first, then by example I would have changed my family. From their inspiration and encouragement, I would then have been able to better my country, and who knows, I may have even changed the world.” (Taken from the inscription on an Anglican Bishop’s tomb in Westminster Abbey)

Kutipan yang inspiratif tersebut terpahat pada sebuah makam dengan catatan tahun 1100-an Masehi di Westminster Abbey, Inggris. Terjemahan dalam Bahasa Indonesia nya kurang lebih sebagai berikut: “Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal, aku bermimpi ingin mengubah Dunia. Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku, kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah. Maka cita-cita itupun agak kupersempit, lalu kuputuskan untuk hanya mengubah Negeriku. Namun tampaknya hasrat itupun tiada hasilnya. Ketika usiaku semakin senja, dengan semangatku yang masih tersisa, kuputuskan untuk mengubah Keluargaku, orang-orang yang paling dekat denganku. Tetapi celakanya merekapun tidak mau diubah!

Dan kini sementara aku berbaring saat ajal menjelang, tiba-tiba kusadari: Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah Diriku, maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan, mungkin aku bisa mengubah Keluargaku. Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka, bisa jadi akupun mampu memperbaiki Negeriku, kemudian siapa tahu, aku bahkan bisa Mengubah Dunia!”

Lembaran baru telah dibuka, 1430 Hijriah & 2009 Masehi. Pesta terompet, kembang api dan konvoi bermacet-macet sampek pagi telah lewat. Apakah makna dari semua itu? Apakah cuma sekedar berlalunya waktu, bergantinya kalender, saling bertukar sms greeting? Tidak! Melainkan… perubahan apakah yang telah kita jalani? Perbaikan apakah yang telah kita lakukan? Dan… nilai tambah apakah yang telah kita raih?

Hari demi hari berganti, bulan demi bulan berlalu, dan tak terasa usia kita terus bertambah, mencatatkan perjalanan hidup ini. Namun, sudahkah kita membubuhkan catatan perubahan dalam hidup ini? Waktu jualah yang akan menguji…

Selamat tahun baru 1430 Hijriah & 2009 Masehi! Semoga setiap langkah kita di lembaran yang baru ini akan senantiasa penuh dengan keberkahan. Amin🙂


Actions

Information

4 responses

1 01 2009
Change, is what we need in 2009 | Hengkychu.co.cc

[…] original here: Change, is what we need in 2009 Category : Others […]

4 01 2009
Bagindo

then we have to use the chance.. to move on..
happy new, year!!!

13 01 2009
kimchii

We need in 2009 is The Reds to have the EPL 19th winner🙂

18 01 2009
Lingkaran Kehidupan dan Perubahan « T h e H e r m a w a n o v

[…] Kehidupan dan Perubahan 18 01 2009 Kembali berbicara mengenai perubahan, kali ini kita akan membicarakan mengenai lingkaran-lingkaran dalam kehidupan kita. Yaitu bahwa […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: