Pabrik Semen Padang Jadi Museum

27 05 2008

Oleh Budi Hartadi – detikFinance

Cerobong Tua Pabrik Indarung IPadang – Indonesia dalam waktu dekat akan memiliki museum pabrik semen pertama. Pabrik semen pertama milik Semen Padang yang dibangun pada tahun 1910 silam, Indarung I, segera dijadikan museum dengan menelan dana sebesar Rp 10 miliar.

“Ini karena evolusi industri,” kata Direktur Utama PT Semen Padang, E. Irzal kepada wartawan di Wisma Indarung Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/3/2008).

Selain karena kondisi pabrik yang sudah tua dan tidak layak, pembangunan museum ini juga untuk digunakan para pelajar dan mahasiswa sebagai studi proses pembangunan semen.

Irzal menambahkan, pembangunan museum ini untuk menghargai sejarah serta untuk menandakan bahwa pabrik semen pertama berada di Padang.

Untuk dana yang digelontorkan untuk pembangunan museum yang berada di dalam komplek perusahaan, PT Semen Padang menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar.
“Total dana sebesar Rp 10 miliar, untuk tahap pertama dana yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 2 miliar dulu,” ungkap Irzal. Irzal menambahkan, pembangunan museum pabrik semen yang berada di ketinggian 200 meter diatas permukaan air laut tersebut diharapkan selesai pada akhir tahun 2009. Untuk museum ini nantinya, selain masih memperlihatkan bangunan pabrik yang asli juga akan dilengkapi dengan miniatur pabrik untuk mengetahui proses pembuatan semen.

Perlu diketahui, pabrik Semen Padang berada di Desa Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan yang berada di ketinggian 200 meter diatas permukaan air laut. Dengan luas tambang kapur sebesar 260 hektar. Selain dipenuhi berbagai tanaman untuk menyaring polusi, di dalam area pabrik ini juga terdapat area padang golf yang memiliki 11 hole.( fat / ddn )

Museum Pabrik Semen di Semen Padang yang rencananya juga akan diikuti oleh Semen Gresik ini nantinya akan menjadi bagian dari Museum Pabrik Semen yang pernah didirikan sebelumnya, diantaranya adalah Atlas Portland Cement Company Memorial Museum dan Bamberton Historical Society. Dimana akan memberikan ilustrasi pabrik Semen Padang tempo doeloe yang masih menggunakan Proses Basah dalam pengolahan batu kapur dan bahan-bahan lainnya menjadi semen.

Ini akan sangat menarik sekali karena proses pengolahan semen yang demikian sudah ditinggalkan untuk saat ini di PT Semen Padang, dan telah digantikan oleh Proses Kering yang modern dan relatif lebih efisien. Sementara itu juga dapat disaksikan transportasi bahan baku di jaman dulu yang belum menggunakan belt conveyor untuk mengangkut batu kapur dan silika dari Bukit Karang Putih dan Ngalau ke pabrik di Indarung, namun masih menggunakan jaringan kereta gantung yang menambah kesan klasik, sungguh menarik dan unik.

Berikut beberapa photo sudut-sudut Pabrik Indarung I cikal bakal PT Semen Padang sejak 1910 yang telah berhenti beroperasi dan akan dijadikan museum.

Plant Area Burner Kiln

The legendary tower of Indarung I Plant Narses di ban

Serangkaian memorabilia dan dokumentasi lama juga akan coba ditampilkan untuk membangkitkan kembali kenangan akan geliat pabrik semen pertama di Indonesia ini. Dari mulai jaman Hindia Belanda, pendudukan Jepang, revolusi kemerdekaan, pendudukan kembali Belanda hingga pengambilalihan kembali oleh pemerintah RI. Untuk lebih lengkapnya, mari kita tunggu hingga akhir tahun 2009, saat rencana launching perdana Museum Pabrik Semen pertama di Indonesia ini akan dilaksanakan.


Actions

Information

9 responses

27 05 2008
maryulismax

karyawannya gak masuk museum juga kan Mas?

27 05 2008
titov

@ Da Max,
kalok karyawan grates da, cukup nunjukin ID Card, langsung dapet jatah masuk, tapi sebelum pulang disuruh bersih-bersih 😀

28 05 2008
28 05 2008
unai

wahhh foto2nya keren, dab…bikin tambah pengin ke sana

28 05 2008
titov

@ mbak yunai,
hehe.. dulu sempet ambil photo2 pas ngurusin appraisal asset,
tapi selaen keren juga…. angker lho mbak😕

apalagi dulu pas saya kesitu cuman berduwa bareng temen dari pabrik, sempet rasan-rasan, kalok tempetnya cucok banggets buwat lokasi uji nyali:mrgreen:
hayoo sapa braniii…

28 05 2008
ngodod

kok pas siang kesananya. gak pas malam2. skalian “uji nyali” gitu…

2 06 2008
titov

@ ngodod,
sory2 dije saya mau kesono malem hari, sore aja udah syerem…😕
dulu sih pernah kepikir, asik banget kalok bisa sekirmish disini, setting pabrik semen kayak pelem Enemy At The Gates nya Vasiliy Zaytsev sniper kesohor Russia semasa WW II di Stalingrad.

21 06 2009
Nadya

‘bekas’ karyawannya juga boleh tuh.. kan banyak fosil2 alias bekas2 tengkorak di penjara tua, mungkin jg bs dipamerkan di museum kelak, itupun kalo tengkoraknya msh ada.. hehe..

26 09 2009
rio hdv

mantap……….kalo perlu ulas juga Ind. II sampe V………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: